Kabar tak sedap kembali datang dari Chris Brown. Di hari Senin, 21 Januari lalu, ia dan dua pria lain yang kemudian diketahui sebagai bodyguard-nya, ditahan kepolisian Paris, Prancis, setelah seorang wanita berusia 24 tahun mengaku telah disekap dan dilecehkan secara seksual atau pemerkosaan di sebuah hotel oleh Brown di awal bulan ini.

Kabar terakhir, pihak kepolisian telah membebaskan Brown, 29 tahun, dari penahanan dan juga tuduhan yang dilayangkan pada dirinya. Meski begitu, pihak penuntut hukum Paris mengatakan penyelidikan lebih lanjut untuk kasusnya akan terus dilakukan.

Brown sendiri sudah merilis pernyataan jika dirinya tak bersalah melalui media sosial:

View this post on Instagram

? I WANNA MAKE IT PERFECTLY CLEAR…… THIS IS FALSE AND A WHOLE LOT OF CAP! NNNNNNNNEEEEEEEEEEVVVVVVVVVVEEEEEERRRRRR!!!!!! FOR MY DAUGHTER AND MY FAMILY THIS IS SO DISPRESPECTFUL AND IS AGAINST MY CHARACTER AND MORALS!!!!!

A post shared by CHRIS BROWN (@chrisbrownofficial) on

Memposting sebuah meme bertulisan “THIS BITCH LYIN'”, Brown menyebutkan jika kasus ini adalah omong kosong. Ia menyebutkan jika masalah ini mengganggu putri dan keluarganya dan bertentangan dengan karakter dan moralnya.

Pengacara Brown, Raphael Chiche, mengatakan jika sang penyanyi R&B “dengan energik” bertahan jika ia tidak bersalah dan berencana untuk melakukan tuntutan untuk pencemaran nama baik. Insiden disebutkan terjadi pada tanggal 15 Januari di hotel mewah Mandarin Oriental.