Dalam sejarah musik pop, yang namanya bintang remaja tak terhitung banyaknya. Tapi mungkin yang terdengar dan terlihat “edgy” dan anti-mainstream (setidaknya dalam standar penyanyi remaja) sangat sedikit sekali jumlahnya.

Yang terakhir dalam “jenis” ini adalah Fiona Apple, yang meluncurkan album debunya, “Tidal”, di tahun 1996 lalu saat berusia 19 tahun. Kini, setelah dua dekade, menyusul Billie Eilish. Istimewanya, saat ini ia masih berusia 16 tahun, dan bahkan baru 14 tahun saat merilis ‘Ocean Eyes’ yang sontak membuat namanya mendapat sorotan luas.

Sang penyanyi dan penulis lagu ini dikenal berkat kolaborasinya bersama sang kakak laki-laki dan menghadirkan lagu-lagu yang terdengar personal dan lebih matang dibandingkan sebayanya. Ia memiliki tiga single Hot 100, sementara EP debut-nya “Don’t Smile at Me”, saat ini meraih posisi #36 Billboard 200, lebih dari setahun semenjak dirilis di tahun 2017 lalu.

Sebuah album penuh yang menandakan debut Billie, “When We All Fall Asleep, Where Do We Go?”, akan dirilis tanggal 29 Maret mendatang. Untuk merayakan ini, Billboard telah mengkompilasi 10 versi remix lagu-lagu Billie Eilish yang tak kalah layak untuk disimak:

“COPYCAT” (Sofi Tukker Remix)

Jika versi aslinya adalah sebuah track 3 menitan yang terdengar menghantui, maka duo Sofi Tukker menghadirkan ‘COPYCAT’ dengan lebih cerah dan mengusung ritme yang sangat club-ready. Penuh warna-warni disko dengan lapisan synth mencerahkan nuansanya.


“Ocean Eyes” (blackbear Remix)

‘Ocean Eyes’ merupakan salah satu lagu Billie yang paling populer dan sisi emosionalnya semakin dalam berkat sound beartrap yang disajikan dalam versi remix oleh blackbear. Ia menghadirkan verse patah-hatinya sendiri dalam versi remix ini dan terdengar semakin menghantui berkat harmonisasi vokal miliknya sendiri yang juga disertakan dalamnya.

“Bellyache” (Marian Hill Remix)

‘Bellyache’ adalah contoh lain di mana Billie memamerkan sound-nya yang edgy. Marian Hill kemudian mengampifikasikan lagu dalam versi yang lebih futuristik. Groove-nya terdengar agak gila, ibarat tertawa di satu menit dan menjadi berbahaya di menit lain.


feat. Khalid – “Lovely” (Hippie Sabotage Remix)

Kolaborasi bersama Khalid ini menyajikan sisi lembut dari seorang Billie Eilish. Boleh dikatakan lebih pop dibanding lagu-lagunya yang lain. Piano dan string menjadi latar untuk balada dramatis ini. Remix Hipi Sabotage tetap mengedepankan nuansa aslinya namun hanya mengambil chorus dan bridge lagu dan kemudian membungkusnya dalam beat ala trap yang menambah dimensi baru untuk lagunya.


“My Boy” (TroyBoi “MyBoi” Remix)

Bagaimana mungkin ada lagu berjudul ‘My Boy’ dan tidak berharap TroyBoi tidak menghadirkan remix-nya? Maka tidak heran jika sang produser asal London kemudian sajikan remix untuk ‘My Boy’, di mana dalam visinya “keanehan” Billie dipertebal dengan maksimal.


“Ocean Eyes” (Astronomyy Remix)

Masih ‘Ocean Eyes’. Kali ini dihadirkan dengan pendekatan ala sang pecinta gitar cair, Astronomyy. Vokal Billie menggema dalam intro minimalis sebelum beat masuk dengan tambahan vokal baru di latar. Permainan vokal Billie dan produksi Astronomyy menghadirkan sensasi merinding saat kita mendengarnya.

“Six Feet Under” (Jerry Folk Remix)

Vokal Billie terdengar lebih rapuh dibanding biasanya dalam ‘Six Feet Under’. Terdengar nyaris seperti seorang peri saat Billie menyanyikan liriknya. Jerry Folk kemudian mengedepankan harmonisasi vokal tadi sebagai senjata utama remix-nya, sementara atmosfer yang terdengar sejuk menjadi alasnya.


“Ocean Eyes” (Young Bombs Remix)

Kembali dengan ‘Ocean Eyes’. Tidak heran karena memang terdengar penuh dengan semangat dan sing-a-long, sehingga remix dari Young Bombs dengan penuh kesadaran menekankan sisi tersebut. Remix miliknya jelas sempurna menjadi salah satu dari setlist untuk panggung utama gig seoragng DJ dengan pendekatan yang cerah dan penuh euforia.


“idontwannabeyouanymore” (Elijah Hill Remix)

Versii Elijah Hill untuk ‘idontwannabeyouanymore’ ini memang keren, sehingga layak menjadi highlight untuk berbagai remix Billie Eilish lainnya. Elijah menginterprestasi lagu seperti confetti yang diterbangkan angin dan kemudian menyebar dengan meriah. Sebuah anthem future bass yang masif, sehingga seharusnya bisa membahana di sebuah konser berkala stadium.


“Hotline Bling” (Flyboy Remix of Billie Eilish Cover)

‘Hotline Bling’ adalah salah sati hit mega-viral dari Drake, jadi tidak heran banyak yang meng-cover-nya, termasuk Billie Eilish. Di tangannya lagu cha cha cha tersebut menjadi sebuah pop-folk yang moody berkat denting ukulele-nya. Flyboy rupanya tertarik untuk meramu ulang cover Billie ini sehingga jadilah sebuah future bass eksplosif yang tetap mengedepankan versi orisinalnya (versi Billie, bukan Drake).